Peralatan Perakitan Komputer

Assalamu'alaikum wr.wb

Ketemu lagi bareng ane,  disini ane akan ngeshare ke kalian tentang Peralatan Perakitan Komputer
langsung aja...

Peralatan Perakitan Komputer

Seorang teknisi seharusnya memiliki kotak peralatan yang memuat peralatan dasar sebagaimana ditunjukkan di Gambar dibawah ini.

Sebuah kotak alat biasanya berisi alat – alat berikut ini:

·      Obeng berkepala rata

·      Obeng berkepala Phillip

·      Driver mur

·      Tang berhidung jarum

·      Tang pemotong lurus atau diagonal

·      Kaca untuk membantu melihat di tempat-tempat yang sempit

·      Lampu senter



Seorang teknisi memiliki set alat yang memuat berbagai jenis obeng berkepala datar dan berkepala Phillips. Pada kenyataannya, seorang teknisi mungkin akan menemui banyak tipe skrup dan mur yang berbeda-beda. Untuk mengencangkan skrup mungkin membutuhkan panjang obeng yang berbeda.


Sekian Pembahasan dari ane, semoga bermanfaat.
baca juga artikel yang lainnya.

Booting

Assalamu'alaikum wr.wb

Ketemu lagi bareng ane, disini ane akan ngeshare ke kalian tentang Booting
langsung aja…

Booting

Proses booting adalah suatu proses yang terjadi pada saat seseorang menghidupkan komputer, dimana masuknya arus listrik ke dalam peralatan komputer dan kemudian sistem memeriksa ada atau tidaknya perangkat keras ( hardware ) yang terhubung pada komputer, agar komputer dapat berkomunikasi dengan pengguna (user).
Dan berdasarkan prosesnya, booting dapat dikenali dengan beberapa jenis, yaitu:
·      
           Cold Boot
Boot (proses menghidupkan komputer) yang terjadi pada saat komputer dalam keadaan mati. Cold boot dilakukan dengan cara  menghidupkan komputer dengan menekan tombol switch power. Cold Booting mendaur ulang akses memori komputer secara acak sekaligus juga menghapus virus-virus yang mungkin berada dalam memori sebelumnya.
·         
     Warm Boot
Boot (proses menghidupkan komputer) yang terjadi pada saat komputer dialiri listrik kembali dan listrik dimatikan hanya sejenak. Dengan tujuan mengulang kembali proses komputer dari awal. Warm Boot ini biasanya terjadi disebabkan oleh software crash atau terjadi pengaturan ulang dari sistem. Atau Warm boot bisa juga diartikan mengaktifkan kembali tanpa harus dimatikan terlebih dahulu, misalnya dengan menekan tombol reset, atau memencet sekaligus tombol CTRL+ALT+DEL pada sistem operasi Disk Operating System (DOS). Me-restart komputer dengan menekan Ctrl+Alt+Del atau melakukan shutdown dan restart. Warmboot ini dapat dideteksi dan dimanipulasi oleh virus.

·         Soft Boot
Boot (proses menghidupkan komputer) yang dikendalikan melalui sistem.

·         Hard Boot
Boot (proses menghidupkan komputer) yang dilakukan dengan cara dipaksa.

·         ReBoot
Peristiwa mengulang kembali sistem dari awal. reBoot dilakukan oleh beberapa hal, antara lain seperti sistem tidak bereaksi dalam beberapa lama, atau terjadi perubahan setting dalam sistem.



Sekian Pembahasan dari ane, semoga bermanfaat.
baca juga artikel yang lainnya.

Pedoman Keselamatan Kerja

Assalamu'alaikum wr.wb

Ketemu lagi bareng ane,  disini ane akan ngeshare ke kalian tentang Pedoman Keselamatan Kerja
langsung aja….

Pedoman Keselamatan Lingkungan

Komputer dan peralatan komputer lainnya pada akhirnya akan tidak dapat digunakan. Ini bisa jadi disebabkan oleh salah satu alasan di bawah ini:
•    Komponen-komponen mulai lebih sering gagal karena mesinnya sudah tua dan tidak ekonomis.
•    Komputer menjadi usang karena aplikasi yang diharapkan tidak sesuai dengan harapan semula.
•    Mesin yang lebih baru dengan fitur yang telah dikembangkan menggantikan model yang sebelumnya.

Komputer dan barang-barang disekitarnya mengandung beberapa material yang tidak ramah lingkungan. Kebanyakan komponen komputer berbahaya atau paling tidak pada level tertentu mengandung substansi berbahaya. Material buangan didaftarkan sebagai bahaya karena dikenal berbahaya bagi kesehatan manusia dan lingkungan ketika tidak diatur secara tepat. Juga dikenal sebagai limbah beracun, material berbahaya secara tipikal mengandung konsentrat logam berat yang tinggi seperti cadmium, timah, atau merkuri. Papan sirkuit komputer terdiri dari plastik, logam tertentu, fiberglass, arsenik, silikon, gallium, dan timah. Monitor Cathoda Ray Tube (CRT) mengandung kaca, logam, plastik, timah, barium, dan logam bumi yang jarang. Baterai dari sistem portable bisa mengandung timah, cadmium, litium, manga alkaline, dan merkuri.

Banyak substansi pembersih yang digunakan pada perlengkapan komputer juga dapat diklasifikasikan sebagai material yang berbahaya.

Pedoman lingkungan untuk ruangan server

Di ruangan server, temperatur sangat penting. Server seharusnya tidak pernah berlokasi dekat pengerjaan pipa atau di sebelah pendingin ruangan. Item-item seperti motor dan mikrowave dapat menyebabkan gangguan dengan tarikan listrik. Gangguan elektromagnetik (EMI) seharusnya juga dihindari. Hanya sirkuit yang terisolasi yang seharusnya digunakan.

Wilayah di sekitar server seharusnya dijaga tetap bebas dari puing-puing dan dan kekacauan. Idealnya, server seharusnya dikunci di sebuah lemari dinding dengan akses yang terbatas dan tidak tidak kemungkinan adanya yang ditabrak, berdesak-desakan, diakses secara langsung, atau diganggu oleh orang yang bukan administrator.

Temperatur
Dua hal mengontrol temperatur lingkungan komputer. Selama cuaca dingin, sistem pemanas mempertahankan temperatur pada level yang nyaman. Ini dapat digunakan untuk kantor terbuka dan lingkungan ruangan server. Selama cuaca panas, pendingin ruangan memastikan server tetap berada di bawah temperatur operasi maksimum. Kebanyakan pusat data perusahaan menggunakan  pendingin ruangan selama setahun, untuk menghindari panas yang dihasilkan perlengkapan tersebut.

Ketika sebuah server baru diterapkan, penting untuk mengecek jumlah British Thermal Units (BTUs) yang dikeluarkan server. Kadangkala sulit untuk menentukan, karena BTU seringkali berhenti dari spesifikasi server. Teknisi juga harus yakin bahwa unit pendingin ruangan dapat mendinginkan jumlah agregat BTU. Apabila server adalah rak berpuncak, teknisi juga seharusnya mengecek untuk memastikan rak itu juga memiliki ventilasi yang baik. Jika memungkinkan, rak tersebut seharusnya mengandung beberapa macam pengaturan udara seperti kipas untuk memastikan server tetap dingin di rak yang tertutup.

Tipikal server akan beroperasi di jarak berikut ini:
•    Temperatur operasi dari 10 hingga 35 derajat C (50 hingga 95 derajat F)
•    Temperatur penyimpanan dari 4.5 hingga 40.6 derajat C (40 hingga 95 derajat F)
•    Penghilangan panas maksimum adalah 10.000 BTU/jam

Kelembaban
Kelembaban adalah kualitas lingkungan lain yang harus diperhatikan agar sebuah server berfungsi dengan baik. Embun dihasilkan terlampau banyak dari  kelembaban di udara yang dapat merusak komponen elektronik server. Apabila lingkungan terlampau kering, pembebasan elektrostatis (ESD) mungkin terjadi.

Kebanjiran
Kebanjiran adalah sebuah masalah yang kritis untuk komputer dan server. Apabila perlengkapan tidak diselamatkan sebelum banjir, akan rusak atau seluruhnya tidak dapat digunakan kembali.



Sekian Pembahasan dari ane, semoga bermanfaat.
baca juga artikel yang lainnya.

Keselamatan Kerja

Assalamu'alaikum wr.wb

Ketemu lagi bareng ane,  disini ane akan ngeshare ke kalian tentang Keselamatan Kerja
langsung aja...

Keselamatan Kerja

Tindakan pencegahan untuk melindungi diri dan hardware komputer sesuai dengan beberapa prosedur keamanan dasar sebagai berikut:
  • Gunakan peralatan antistatik dan wrist strap yang telah di-ground-kan.
  • Gunakan tas antistatik untuk menyimpan dan memindah komponen komputer. Jangan meletakkan lebih dari satu komponen dalam satu tas, karena akan menyebabkan beberapa komponen patah atau lepas.
  • Jangan melepas atau memasang komponen sementara komputer masih menyala.
  • Arus listrik harus di ground.
  • Bekerja pada lantai tidak berpelapis, karena karpet akan menyebabkan muatan listrik statis.
  • Pegang kartu pada bagian tepinya untuk menghindarkan terpegangnya chip atau konektor tepi kartu ekspansi (expansion cards).
  • Jangan menyentuh chip atau papan tambahan dengan obeng yang bermagnet.
  • Matikan komputer sebelum memindahkannya. Ini akan melindungi hard drive, yang selalu berputar saat komputer menyala.
  • Jauhkan CD dan disket instalasi/pemeliharaan dari medan magnet, panas, dan dingin.
  • Jangan meletakkan papan sirkuit apapun pada permukaan konduktif, terutama pada lapisan (foil) logam. Baterai Lithium dan Nickel Cadmium (Ni-Cad) yang digunakan pada mainboard mungkin dapat dilepaskan (short out).
  • Jangan menggunakan pensil atau alat-alat dengan ujung metal untuk mengubah sakelar DIP atau menyentuh komponen-komponen. Grafit pada pensil merupakan konduktif dan mudah menyebabkan kerusakan.
  • Jangan izinkan siapapun yang tidak ter-ground-kan dengan baik menyentuh atau memberikan komponen-komponen komputer.

Sekian Pembahasan dari ane, semoga bermanfaat.
baca juga artikel yang lainnya.

Tempat dan Keselamatan Kerja

Assalamu'alaikum wr.wb

Ketemu lagi bareng ane,  disini ane akan ngeshare ke kalian tentang Tempat dan Keselamatan Kerja
langsung aja......

Area kerja
Untuk membantu menciptakan keamanan, efisiensi lingkungan kerja ada  beberapa hal yang harus diperhatikan :
  1. Workspace/ruang kerja harus cukup besar untuk mengakomodasi unit sistem, peralatan teknisi, peralatan uji, dan peralatan pencegahan ESD. Dekat meja kerja, terdapat saluran listrik untuk mengakomodasi  unit sistem itu dan peralatan listrik lainnya.
  2. Tingkatan kelembaban optimal di dalam ruang kerja harus antara 20 sampai 50 persen untuk mengurangi kemungkinan ESD. Temperatur ruang kerja perlu juga dikendalikan untuk menghindari terlalu banyak panas.
  3. Meja kerja harus sebuah  permukaan nonconductive/bukan penghantar, yang mana adalah flat dan bisa membersihkan.
  4. Ruang kerja  harus jauh dari daerah konsentrasi  perlengkapan elektrik berat. Sebagai contoh, sebuah ruang kerja harus tidak dekat dengan  pemanas gedung, lubang angina/ventilasi, dan AC( HVAC)  atau sistem pengendali telepon.
  5. Ruang kerja  harus bersih dari debu. Debu dapat mencemari ruang kerja, menyebabkan kerusakan awal pada komponen komputer. Daerah kerja perlu mempunyai suatu sistem penyaring udara  untuk mengurangi debu dan zat pencemar.
  6. Pencahayaan harus cukup untuk melihat secara detil benda – benda dan hal – hal yang kecil. Bentuk penerangan yang berbeda lebih disukai, seperti sebuah lampu yang dapat disetel keredupannnya dan penggunaan neon.
  7. Temperatur harus dijaga sehingga  konsisten dengan spesifikasi komponen. Variasi temperatur yang ekstrim dapat mempengaruhi komponen komputer.

Arus AC harus diground. Sambungan arus listrik harus diuji dengan  penguji saluran untuk kelayakan ground.


Sekian Pembahasan dari ane, semoga bermanfaat.
baca juga artikel yang lainnya.

Jumper Pada Motherboard

Assalamu'alaikum wr.wb
Ketemu lagi bareng ane,  disini ane akan ngeshare ke kalian tentang Jumper Pada Motherboard
langsung aja....

Jumper pada Motherboard

   1. Jumper Bus Ratio
          jumper ini bisa dibilang sudah tidak dipergunakan kembali. Jumper ini adalah ratio perkalian dari processor. Misalnya processor Pentium I 133 MHz dengan Bus/FSB 66, maka Rationya adalah 2x.
    2. Jumper VGA
          Jumper ini biasanya terdapat pada Motherboard yang menyediakan VGA onboard beserta Slot VGA sebagai tambahan. Jumper, biasanya terdiri dari 3 kaki/pin yang digunakan untuk memilih apakah yang digunakan VGA onboard nya atau Slot VGA.
    3. Jumper Audio
          Jumper Sound, adalah jumper yang dipergunakan untuk mengaktifkan suara. Jumper ini biasanya terdiri dari 10 pin berjejer dengan pin nomor 8 kosong.
    4. Jumper USB
          Jumper ini ada di hampir semua Motherboard yang memiliki USB Socket. Jumper ini terdiri dari 3 kaki/pin. Jika tidak dipasang, maka USB anda tidak akan berfungsi.
    5. Jumper Memory atau RAM
          Jumper ini biasanya terdapat pada Motherboard yang memiliki fasilitas 2 jenis Slot memory, misalnya Motherboard yang memiliki slot memory SDRAM dan DDR1, atau DDR1 dengan DDR2.


Sekian Pembahasan dari ane, semoga bermanfaat.
baca juga artikel yang lainnya.


Power Supply

Assalamu'alaikum wr.wb
Ketemu lagi bareng ane,  disini ane akan ngeshare ke kalian tentang Power Supply
langsung aja...

Power supply
          
Power supply  mensuplai arus bolak balik AC – alternating current untuk layar monitor. Kini masih dapat ditemukan unit power supply yang menyediakan tenaga listrik AC. Unit ini dapat dikenali dengan adanya dua stopkontak listrik pada bagian belakangnya.

Dalam mengkonversi tenaga listrik komersial yang diterima dari saluran arus bolak-balik 120-volt, 60-Hz atau 220-volt, 50-Hz di luar AS, menjadi tegangan lain sesuai dengan yang dibutuhkan oleh komponen-komponen computer.

Tegangan  Voltase DC dari Power Supply

Power supply menghasilkan empat tegangan keluaran voltase DC berbeda untuk digunakan oleh komponen pada sistem. Yaitu +5V, -5V, +12V, dan -12 V. Pada power supply ATX, juga menghasilkan voltase sebesar +3.3V yang digunakan oleh prosesor Pentium generasi-kedua. Peralatan IC pada motherboard dan kartu adapter menggunakan voltase +5V.


Sekian Pembahasan dari ane, semoga bermanfaat.
baca juga artikel yang lainnya.

Konfigurasi Motherboard

Assalamu'alaikum wr.wb

Ketemu lagi bareng ane,  disini ane akan ngeshare ke kalian tentang Konfigurasi Motherboard
langsung aja....


KONFIGURASI MOTHERBOARD
     
     Konfigurasi motherboard membutuhkan hal-hal berikut:
1. memasang CPU
2. memasang kipas dan heat sink
3. memasang RAM
4. menghubungkan kabel power supply pada konektor listrik motherboard dan sambungkan     berbagai konektor lainnya pada switch (pengatur) yang tepat serta lampu status pada panel depan case.
5. Mengeset BIOS system

Mengkonfigurasi Konektor
      
    Untuk pengaturan disket, selalu ingat bahwa garis berwarna pada kabel data adalah pin 1. Konektor yang lebih modern sebagian besar  dikunci dengan sebuah pin yang hilang ataupun konektor yang tersumbat, sehingga tidak mungkin melakukan kesalahan dalam pemasangan. Kebanyakan, kabel berwarna pada kabel listrik adalah positif sementara kabel berwarna putih atau hitam sebagai ground atau negatif. Konektor I/O umumnya mengikuti konvensi standar industry.
Mengkonfigurasi BIOS

          Chip ROM BIOS dan Complementary Metal Oxide Semiconductor atau sering disebut CMOS, berisi software yang mengatur dan merekam konfigurasi master untuk keseluruhan komponen dalam sistem, BIOS mengeset komponen-komponen lain seperti halnya hard drive, CD-ROM, dan setting floppy. Ketika drive dilepas, memory diupgrad, atau papan adapter ditambahkan, setup BIOS perlu diupdate/diperbarui untuk menampilkan/mengenali perubahan konfigurasi dan kemudian disimpan di dalam chip CMOS.


Sekian Pembahasan dari ane, semoga bermanfaat.
baca juga artikel yang lainnya.